Tiu Kelep, Salah Satu Air Terjun Terindah di Indonesia

Terlihat sangat cantik dan deburan airnya cukup deras

Air Terjun Tiu Kelep
Air Terjun Tiu Kelep

Lombok merupakan salah satu Pulau di Indonesia yang menawarkan beragam keindahan dan destinasi wisata yang indah seperti pantai-pantainya yang indah, pasir putih yang menggemaskan, maupun penawaran pendakian gunung yang mengasyikkan. Lombok memang menyimpan sejuta keindahan yang belum terjamah wisatawan dan harus di eksplore. Salah satunya air terjun Tiu Kelep. Iya, air terjun Tiu Kelep adalah salah satu lokasi wisata di Lombok yang patut disambangi.

Air terjun ini terletak di desa Senaru di bagian utara Lombok, yang berjarak sekitar 2,5 jam perjalanan dengan mobil dari ibu kota, Mataram. Air terjun Tiu Kelep berada di kaki gunung Rinjani dan merupakan destinasi yang cukup populer. Di kaki gunung ini memang ada dua air terjun populer yaitu Air Terjun Sendang Gile dan Air Terjun Tiu Kelep. Dan posisi air terjun Tiu Kelep berada di dekat Air Terjun Sendang Gile, namun medan menuju air terjun Tiu Kelep cukup menguras tenaga.

Air Terjun Tiu Kelep
Air Terjun Tiu Kelep, photo by LombokinsiderDotCom

Untuk menikmati keindahan  Tiu Kelep memang bukanlah hal yang gampang, medan menuju ke sana terbilang cukup berat. Waktu yang harus ditempuh darai lokasi Sendang Gile kurang lebih 45 menit. Perjalanan akan diawali dengan menaiki anak tangga yang cukup curam. Medan yang dilalui pun tak mudah, jalanannya masih tanah dan bebatuan serta menanjak. Tantangan selanjutnya, Traveler harus menyusuri sungai dengan berjalan kaki dilanjutkan melintasi jembatan kanal air di antara jurang. Sungguh perjalanan yang membutuhkan nyali besar serta dukungan kondisi fisik yang prima. Namun, tantangan ini juga diimbangi dengan pemandangan alam pegunungan yang sangat indah. Hijaunya pepohonan, udara yang sangat sejuk serta merdunya kicauan burung-burung.

Air Terjun Tiu Kelep
Air Terjun Tiu Kelep, photo by Saskia

Setibanya di Air Terjun Tiu Kelep, rasa lelah pun langsung hilang. Traveler pun terhipnotis dengan suguhan derasnya luncuran air setinggi 45 meter yang menghujam kolam di bawahnya. Air terjun Tiu Kelep terlihat sangat cantik dan deburan airnya cukup deras.  Sampai-sampai para wisatawan yang hadir akan kebasahan terkena buih-buih airnya, walau masih berjarak 6 meter dari air terjunnya. Air terjun Tiu Kelep sangat tinggi sekali, dibandingkan air terjun Sendang Gile yang ketinggiannya hanya sampai 30 meter.  Sebaiknya tidak berenang tepat di tempat jatuhnya terjunan air tersebut. Karena sangat berbahaya. Berenang dan bermain air di pinggiran pun sudah cukup nikmat.

Air Terjun Tiu Kelep memang masih lebih alami, sehingga warung makan dan tempat bilas untuk mandi pun tersedia apa adanya. Namun, hal itu tidak mengurangi wisatawan untuk datang berkunjung menikmatinya, bahkan banyak wisatawan asing yang datang kesini. Sesekali, di bawah air terjunnya sering terlihat pelangi saat matahari sedang terik-teriknya.  Sungguh pemandangan yang menakjubkan.

Air Terjun Tiu Kelep
, photo by WinNetNewsDotCom

Air terjun yang berada di ketinggian 600 mdpl ini jatuh bagaikan butiran-butiran air yang beterbangan. Kondisi ini pula yang menjadi asal muasal nama Tiu Kelep. Dimana dalam bahasa Sasak, tiu berarti air, dan kelep artinya terbang.

Karena medan untuk mencapai lokasi air terjun Tiu Kelep cukup ‘menggetarkan jiwa’, apalagi treknya agak rumit dan sedikit berbahaya, disarankan untuk menyewa jasa pemandu wisata. Biasanya di pintu masuk saat registrasi, beberapa orang akan menawarkan jasanya untuk memandu perjalanan menuju air terjun. Mereka akan sangat membantu dan siap menunjukkan jalan setapak yang cepat untuk menuju air terjun.

Untuk mencapai lokasi ini, Traveler harus ke desa Senaru, yang merupakan pintu masuk pendakian Rinjani, yang menjadi tempat registrasi untuk masuk ke wilayah air terjun ini.   Dari Mataram ke desa Senaru bisa dicapai dalam kisaran waktu sekitar 2,5 jam perjalanan berkendara. Jika menggunakan angkutan umum, Anda bisa memilih jalur Lendang Bajur di Gunung Sari. Rute angkutan ini akan melewati kawasan hutan Baun Pusuk dan langsung menuju desa Senaru.

Jika menggunakan kendaraan pribadi atau ingin menyewa mobil di Lombok, Traveler mengambil jalur pesisir barat melalui kawasan Pantai Senggigi dan melewati Bukit Malibu. Selain durasi perjalanan sedikit lebih singkat, sekitar 2 jam, pemandangan yang akan dinikmati selama perjalanan pun juga sangat menakjubkan.

Bagaimana, siap berbasah-basahan serta terbius keindahan air terjun Tiu Kelep? Setelah wabah covit-19 ini berakhir, bersama Indonesiatraveler.id siap berpetualang ke sana!(Niel/Berbagai Sumber)