Jelajah Taman Nasional Ujung Kulon, Tempat Berlindung Badak Jawa dan Anjing Hutan

Badak Jawa dan Anjing Hutan

photo by pandeglangexotic
photo by pandeglangexotic

Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) memiliki hutan lindung yang sangat luas dan menjadi rumah bagi hewan liar. Salah satunya adalah spesies Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) yang dikenal dengan nama Badak Bercula Satu yang sangat langka.

Saat ini jumlah Badak Jawa sangat sedikit, yakni sekitar 50 hingga 60 ekor saja. Badak Jawa dikenal sebagai hewan terbesar di Jawa dan hewan terbesar kedua di Indonesia setelah Gajah Asia.

photo by dogmarathon.id

Makhluk luar biasa ini sangat langka dan nyaris tidak membuat penampilannya terlihat. Beberapa penduduk setempat bahkan menganggap badak Jawa lebih dari sekadar binatang tetapi hampir seperti makhluk purba yang suci.

Selain Badak Jawa, Taman Nasional Ujung Kulon juga merupakan rumah bagi banyak satwa liar khusus lainnya. Seperti Owa Jawa (Hylobates moloch) yang diperkirakan hanya berjumlah kurang dari 5.000 ekor. Ada juga hewan yang nyaris punah lainnya seperti Surili (Presbytis aygula) yang pernah ditetapkan sebagai maskot PON 2016, dan Anjing Hutan (Cuon alpinus javanicus) yang nyaris punah.

Taman nasional ini terletak sekitar 300 kilometer dari Ibu Kota Jakarta, atau sekitar 140 kilometer dari Serang, Ibu Kota Provinsi Banten. TNUK berfungsi sebagai kawasan pelestarian alam serta pusat penelitian dan perlindungan hewan. Selain itu, wilayah ini juga dikembangkan untik sektor pariwisata.

photo by hingar

Wilayahnya mencakup total area 122.955 hektar yang terdiri dari 78.619 hektar lahan dan 44.337 hektar laut. Taman nasional ini memiliki spot yang bisa dikunjungi seperti Semenanjung Ujung Kulon, Pulau Panaitan, Pulau Peucang, pulau Handeleum, dan Pegunungan Honje.

Secara administratif, Taman Nasional Ujung Kulon terletak di dalam Kecamatan Sumur dan Cimanggu, di Kabupaten Pandeglang, di Provinsi Banten. Ada dua cara untuk memasuki Taman Nasional Ujung Kulon. Naik perahu sewaan dari Pantai Carita dan darat dengan mobil via Labuan ke Tamanjaya atau Sumur.

Jika traveler mengambil rute laut, sekitar 2-3 jam perjalanan dengan perahu dari Pantai Carita ke Pulau Peucang, di mana akomodasi dan kantor perwakilan taman nasional berada.

Jika traveler mengambil rute darat, dari Jakarta dapat menuju ke Serang, Ibu Kota Banten melalui jalan Tol selama sekitar 2 jam perjalanan. Dari Serang, terus ke barat ke Labuan, di Kabupaten Pandeglang selama 2 jam.

Kota kecil Labuan adalah lokasi kantor utama Taman Nasional Ujung Kulon, tepatnya di Jalan Perintis Kemerdekaan No 51. Dari Labuan, jalan berlanjut ke Panimbang, Sumur, dan Tamanjaya selama 2 jam. Beberapa jalan mungkin sempit dan tidak dalam kondisi baik, jadi pengemudi harus siap siaga dan tetap waspada.

photo by hingar

Kantor Taman Nasional Ujung Kulon area II Handeleum dan Tamanjaya menyediakan tiket masuk, asuransi, dan informasi umum tentang Taman Nasional. Kantor tersebut berlokasi di Desa Tamanjaya dekat dermaga Tamanjaya. Semua persyaratan untuk kegiatan wisata seperti penyewaan perahu, pemandu lokal, kuli dan lainnya, dapat diatur di kantor ini. (IPG)