8 Deretan Wisata Menarik di Natuna

Kendati wisata bahari menyuguhkan berbagai pantai cantik, daerah tersebut ternyata memiliki sejumlah tempat wisata lain yang menarik.

Kabupaten Natuna salah satu pulau terluar Indonesia ternyata menyimpan banyak tempat wisata yang mempesona. Kendati wisata bahari menyuguhkan berbagai pantai cantik, daerah tersebut ternyata memiliki sejumlah tempat wisata lain yang menarik.

Dilansir situs resmi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, ada beberapa tempat yang bisa masuk dalam daftar travel book. Berikut ini wisata asyik di Natuna yang wajib kamu kunjungi.

Masjid Raya Natuna

Masjid Raya ini jadi ikon bagi Kabupaten Natuna. Bentuknya besar dengan luas keseluruhan mencapai 5.500 m2 dan bisa menampung hingga 5000 orang. Masjid ini terletak di Ranai, Ibu Kota Natuna. Sekilas, pasti akan merasa bahwa masjid ini punya kemiripan dengan Taj Mahal di India.

Didominasi warna hijau dan kuning telur, masjid ini punya empat menara dengan ketinggian masing-masing 17 meter. Selain itu, desain masjid ini juga cukup unik dengan adanya lubang angin yang membuat suhu udara tetap sejuk. Pintu masuk ke masjid ini cukup besar, dibelah dengan taman dan sungai sepanjang 1,2 km.

Batu Madu

Terletak di desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna. Batu Madu bisa ditempuh sekitar 45 menit dari Kota Ranai. Kota ini merupakan Ibu Kota Kabupaten Natuna. Batu Madu memiliki pemandangan pantai yang indah. Terdiri dari banyak pulau kecil dari bebatuan granit besar. Lebih enak jika berkunjung ke Batu Madu kala air laut sedang surut. Pasalnya, akan bisa melihat hamparan pantai yang luas juga bebatuan granit yang terlihat jelas.

Di tempat wisata ini, dilengkapi juga dengan berbagai warung yang menyediakan makanan khas Natuna, toilet, area parkir, serta tempat penyewaan berbagai macam wahana permainan air.

Pantai Cemaga

Bentangan Pantai Cemaga bisa mencapai radius 5 km dari bibir pantai hingga tepian batas air. Seperti halnya pantai lain di Natuna, terdapat juga banyak batuan besar. Tidak itu saja, airnya juga jernih dan perairan yang tenang bisa jadi tempat yang cocok untuk berenang, snorkeling, dan lain-lain. Jarak Pantai Cemaga dari Ranai adalah sekitar 23 km dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Sayangnya, tidak ada penginapan yang tersedia di pantai ini sehingga bagi kamu yang ingin menginap harus tinggal di rumah warga sekitar. Selain itu, tidak ada juga restoran tersedia sehingga lebih baik kamu membawa bekal makanan.

Tanjung Datuk

Bagi yang siap untuk mengerahkan tenaga ekstra, maka Tanjung Datuk bisa jadi pilihan. Lokasinya terletak sekitar 60 km atau satu jam waktu tempuh dari Ranai. Untuk mencapai tempat ini, perlu melewati medan yang cukup terjal.
Setelah sampai di area parkir, bisa menelusuri jalanan ke bawah untuk menuju pantai pasir putih. Nantinya, traveler bisa menemukan deburan ombak yang menghantam tebing. Selain itu ada juga kolam-kolam kecil yang terbentuk akibat kikisan deburan ombak.

Nama Tanjung Datuk berasal dari adanya susunan batu yang cukup aneh. Menurut masyarakat sekitar, susunan batu tersebut menyerupai wajah manusia yang sedang menggunakan tanjak atau topi khas Melayu. Maka dari itu mereka menyebutnya Tanjung Datuk.

Tanjung Senubing

Tanjung Senubing berada di pantai timur Ranai. Di tempat ini, terdapat hamparan bebatuan dengan berbagai bentuk dan ukuran. Selain itu, terdapat juga sebuah gua yang terbentuk dari susunan acak dari bebatuan yang terhampar di sana.

Taman Batu Alif

Taman Batu Alif merupakan taman batuan yang terletak di tepi pantai Desa Sepempang. Di taman batu ini, kamu bisa menikmati pemandangan batu granit raksasa yang menakjubkan. Tak itu saja, wisatawan juga bisa berjalan-jalan dan duduk di bagian atas batu granit. Pemeliharaan tempat wisata ini juga sudah cukup baik.

Di sana bisa menggunakan beberapa rangkaian jembatan kayu di antara batuan. Traveler bisa berjalan dari satu batu ke batu yang lainnya. Bersantai sambil menikmati matahari terbenam bisa jadi salah satu aktivitas yang bisa kamu lakukan.

Pulau Senua

Pulau Senua jadi pulau terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia Timur. Pulau Senua punya banyak atraksi yang menarik dan wajib kamu coba. Di sana terdapat pantai pasir putih, batuan granit raksasa, gua, dan terumbu karang indah. Berbagai aktivitas bisa dilakukan di sini.

Para wisatawan bisa berenang, snorkeling, memancing, bermain bola di pantai, hiking, dan penelusuran gua. Tak itu saja, Senua juga jadi salah satu habitat Kekah, primata langka yang hanya ada di Kabupaten Natuna.

Wisata Mangrove Semitan

Selain pantai dan batu granit, Natuna juga memiliki kawasan wisata hutan bakau yang indah. Terletak di muara Sungai Semitan, kawasan mangrove ini dibangun secara swadaya oleh masyarakat sekitar. Para wisatawan bisa melakukan berbagai aktivitas seru di sini. Mulai dari menyusuri sungai dengan perahu, menikmati hutan bakau, dan melihat aneka ragam fauna yang tampak di sepanjang kawasan hutan mangrove ini.

Di sana bisa mengunjungi Kampong Lama Semitan yang menawarkan beragam kekayaan budaya. Selain itu ada juga kuliner tradisional serta mencoba menginap di rumah warga lokal. (RK/IPG/Kuniel)