Keindahan Danau Lut Tawar dan Danau Aneuk Laot, Aceh

Masing-masing punya keasyikkan tersendiri.

photo by arta_travel

Aceh memiliki pesona alam yang luar biasa. Bumi Serambi Mekah yang subur ini menyimpan banyak tempat yang indah seperti laut, hutan, gunung hingga danau. Maka tak heran jika Aceh dikatakan surga yang diturunkan Tuhan ke bumi.

Di Aceh, terdapat dua danau yang cukup terkenal yang wajib dikunjungi para traveler. Masing-masing punya keasyikkan tersendiri dan wajib di upload di medsos. Melalui XL Axiata, dengan jaringan internetnya yang stabil, akan jadi cerita seru yang bisa anda share di media sosial anda.

Danau Laut Tawar

Danau Laut Tawar adalah sebuah danau dan kawasan wisata di Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah, Nangroe Aceh Darussalam. Suku Gayo menyebutnya dengan Danau Lut Tawar. Lokasinya berada di sebelah timur Kota Takengon, di dataran tinggi Gayo, Kecamatan Lut Tawar, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Luas danau ini sekitar 5.472 hektare dengan panjang 17 km dan lebar 3,219 km serta volume airnya kira-kira 2.537.483.884 m3 (2,5 triliun liter).

Danau Laut Tawar menjadi kebanggaan masyarakat Aceh. Danau ini merupakan obyek wisata alam yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Untuk diketahui, tempat ini menjadi sumber air yang dimanfaatkan tidak hanya oleh masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah, namun juga oleh masyarakat di kabupaten-kabupaten lainnya.

Di lokasi ini traveler dapat melihat masyarakat yang bercocok tanam dan memancing. Suatu aktivitas yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat di sekitar danau. Komoditi unggulan yang ditanam di dataran tinggi Gayo antara lain, adalah kopi Gayo (kopi arabika) yang sangat terkenal di Jepang, kentang, markisa, tomat, cabe, jagung, dan sayur-sayuran. Hasil komoditi perkebunan yang cukup terkenal adalah jeruk keprok Gayo dan alpukat. Di danau ini juga terdapat ikan depik yang merupakan spesies ikan yang hanya ada di Danau Laut Tawar.

Untuk menuju ke sana, lebih mudah ditempuh melalui Kota Bireun. Ada sebuah terminal kecil tempat mangkal angkutan elf yang khusus ke Takengon, lamanya perjalanan sekitar 5 jam. Selain dari Bireun, jalan alternatif menuju Takengon dapat juga ditempuh melalui Blang Kejeren dan Kutacane.

photo by sorayaanzela

Danau Aneuk Laot

Danau Aneuk Laot adalah bahasa Aceh, yang berarti Anak Laut. Danau ini berada di tengah-tengah kota Sabang tepatnya di di Jalan Cut Nyak Dien. Tempatnya sejuk dan bila senja tiba bisa menikmati sunset yang mempesona. Jika malam tiba, cahaya lampu-lampu dari atas bukit Kota Sabang meneranginya.

Danau ini memberikan pemandangan alam yang sangat menawan dan dapat memanjakan mata. Airnya sangat jernih dan kebiruan, semakin menambah daya tariknya. Selain bersantai, para pengunjung dapat menikmati kesegaran air danau dengan berenang dan bermain air.

Air yang jernih ditambah udara sejuk nan segar bebas polusi menjadikan tempat ini selalu padat pengunjung. Suasana yang menyenangkan ini menjadikan para wisatawan betah untuk berlama-lama. Bahkan bukan hanya wisatawan domestik yang berkunjung, banyak wisatawan dari mancanegara yang berlibur disana.

Saat terbaik menikmati alam dan keindahan di danau ini, yaitu pada saat sore hari, di mana bisa melihat indahnya matahari terbenam. Menyaksikan sunset di tepi danau dengan orang terkasih pastinya menambah suasana yang romantis dan berkesan. Suasana semakin sendu dengan hadirnya burung-burung menuju ke sarangnya pertanda hari mulai malam. Saat menjelang malam, lampu yang berada di atas danau menyala. Pemandangan malam hari memberikan nuansa tersendiri.

Jika ingin mengunjungi Danau Aneuk Laot, dapat dengan menaiki kendaraan pribadi atau kendaraan umum, yang melewati Kelurahan Aneuk Laot. Traveler melewati rute dari Jalan Untung Surapati menuju Jalan Cut Meutia. Setelah itu, pilih jalan menuju ke Jalan Diponegoro dan Jalan Abdul Majid Ibrahim. Mudah bukan? Semudah XL Axiata yang sudah terfiberisasi, dengan jaringan internetnya yang stabil. #JaringanInternetStabil #Fiberisasi (IPG)