Mengulik Berbagai Keseruan di Sungai Maron

Serasa Mengarungi Sungai Amazon

Mengulik Berbagai Keseruan di Sungai Maron
Amazon Jawa Timur yang Memukau, Photo by @Jatim_Istimewa

Pacitan yang terkenal dengan sederet pantai-pantainya yang mempesona, ternyata juga menyimpan objek wisata lain yang tak kalah menariknya, yaitu wisata susur sungai.  Tepatnya Sungai Maron, salah satu objek wisata yang cukup populer di Pacitan karena daya tariknya yang sangat memikat hati.

Sungai Maron menyajikan jelajah sungai, dimana Traveler akan diajak berpetualang mengarungi jalur sungai sepanjang 4,5 kilometer.  Wisata ini memiliki pemandangan yang sangat cantik di setiap sisi kiri dan kanan sungainya.  Dengan dipagari hutan hujan tropis nan teduh, menciptakan suasana yang menyejukkan serta memanjakan wisatawan dengan panorama alam yang menakjubkan, wisata susur sungai ini bagaikan berpetualang ala Sungai Amazon.  Bedanya, kalau Sungai Amazon dipenuhi dengan binatang-binatang buas, Sungai Maron aman sentosa, bahkan sungai ini menjadi habitat pertumbuhan beragam ikan air tawar yang sedap untuk disantap.  Apalagi melihat air sungai yang berwarna hijau kebiruan, yang merupakan hasil refleksi cahaya dari alam sekitar yaitu pepohonan yang berjejer penuh di sepanjang daratan pinggi sungai.  Banyak pohon-pohon kelapa yang tumbuh di sepanjang daratan sungai ini.

Mengulik Berbagai Keseruan di Sungai Maron
Saat susur sungai, berfoto di ujung perahu, Photo by @tri_hariyadi69

Objek wisata ini dibuka sejak tahun 2012.  Selain menyajikan alam yang alami, beberapa spot menarik sengaja diciptakan untuk menambah daya tarik perjalanan susur sungai ini. Sehingga sangat menarik untuk dijadikan latar foto. Salah satu spot foto yang paling favorit dan tak pernah ketinggalan untuk selalu diabadikan, yaitu sebuah ayunan yang dikaitkan ke batang pohon besar di atas sungai. Traveler dapat duduk santai di atas ayunan dengan kaki menyentuh permukaan air sungai, menikmati udara sekitar sambil sesekali kaki menyentuh air sungai yang menyegarkan.  Selain spot foto ayunan yang menjadi ikon Sungai Maron, spot foto terbaik lainnya yaitu ketika Traveler duduk di ujung kapal dengan berlatar pepohonan rimbun dan aliran sungai serta pemandangan indah di setiap sisinya, menjadi sebuah frame yang sangat indah dan mengagumkan.

Sungai Maron memiliki kedalaman mencapai 20 meter, dan demi keamanan, sebelum naik perahu wisatawan yang akan mengikuti wisata susur sungai ini, wajib mengenakan jaket pelampung.  Sungai yang dibalut dengan keindahan alam nan cantik ini menjadi surga tersembunyi, yang sayang untuk tak dieksplore keindahannya.

Mengulik Berbagai Keseruan di Sungai Maron
Spot Ayunan yang menjadi ikon Sungai Maron, Photo by @nrlarv

Dengan menyewa kapal yang sudah disediakan, Traveler dapat menyusuri sungai, membelah kawasan hutan.  Yah, benar-benar serasa di Sungai Amazon, karena sisi kanan dan kiri sungai dipagari oleh hutan tropis yang teduh.  Sungguh, menikmati petualangan alam bebas ini, serasa menjadi satu pengalaman yang luar biasa mengesankan.  Ditemani oleh suara aliran sungai, ditambah merdunya suara burung yang terbang di pohon-pohon pinggir sungai, serta laju perahu yang memang sengaja dibuat tidak terlalu cepat ini,  membuat angin terasa sepoi-sepoi lembut menerpa wajah.  Sejauh mata memandang, tatapan mata dimanjakan lanskap yang alami, tenang, dan teduh.  Perjalanan yang cukup santai ini, benar-benar sangat dinikmati!  Wisata susur sungai ini biasanya memakan waktu sekitar 45 menit.

Mengulik Berbagai Keseruan di Sungai Maron
Bermuara ke Pantai Ngiroboyo, Photo by benn_Graphy

Mendekati ujung jalur wisata susur sungai, Traveler akan dibawa untuk menyaksikan keindahan yang lebih dahsyat lagi.  Hamparan bukit-bukit karang yang berdiri dekat pantai.  Keindahan bukit-bukit karang yang menghiasi kiri kanan sungai ini, menawarkan suasana lain, serasa sedang menjelajah belahan bumi lainnya seperti di Phuket, Thailand.  Benar-benar menakjubkan!

Perjalanan wisata susur sungai ini akan bermuara di Pantai Ngiroboyo.   Biasanya para wisatawan turun beberapa saat untuk menikmati pantai yang tidak terlalu luas ini.  Maksimal waktu yang diberikan oleh pengemudi perahu biasanya hanya 2 jam, untuk setelah kembali lagi ke dermaga semula.  Waktu yang tidak begitu panjang itu, dapat Traveler manfaatkan untuk menikmati keseruan di Pantai Ngiroboyo seperti surfing, berenang atau hanya berleha-leha berjemur di pasir pantainya.

Selain susur sungai, berbagai aktivitas wisata lainnya dapat dilakukan di wisata Sungai Maron ini. Seperti memancing dan berenang.  Karena Sungai Maron juga merupakan tempat berkembang biak beragam ikan air tawar,  tak heran jika sungai ini juga menjadi spot terbaik untuk memancing.  Ada ikan sidat, ikan bawal, ikan nila dan lainnya yang dapat ditemukan di aliran sungai ini. Kehadiran Sungai Maron juga sangat penting sebagai sumber mata air yang dimanfaatkan warga.  Sehingga warga sekitar pun selalu menjaga agar Sungai Maron tetap bersih dan asri.

Mengulik Berbagai Keseruan di Sungai Maron
Jalur Susur Sungai Maron, Photo by mountravaddict

Debit air Sungai Maron cukup tenang, sehingga Traveler dapat melakukan kegiatan berenang di sungai ini.  Bahkan, ada beberapa wisatawan yang menyusuri Sungai Maron dengan menggunakan ban pelampung, bersantai diatas ban yang mengalir mengikuti arus sungai.

Objek wisata Sungai Maron terletak di Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.  Dari pusat Kota Pacitan berjarak sekitar 40 kilometer dan memakan waktu tempuh perjalanan selama satu jam dengan kendaraan bermotor.(Puteri)