Situs Batujaya, Ada 2 Candi yang Fenomenal di Karawang

Usianya Lebih Tua dari Candi Borobudur

Situs Batujaya, 2 Candi yang Fenomenal di Karawang
Candi diantara hamparan sawah yang luas

Banyak yang belum tahu, bahwa Kota Karawang memiliki situs sejarah yang usianya lebih tua dari Candi Borobodur.  Namanya Situs Batujaya yang memiliki dua candi yaitu Candi Jiwa Batujaya dan Candi Blandongan Batujaya.  Menurut catatan sejarah, kedua candi ini berdiri sekitar abad ke-5 atau ke-7 Masehi, berdiri pada masa pemerintahan Kerajaan Tarumanegara.

Situs unik ini terletak di Desa Segaran Kecamatan Batujaya yang juga masuk dalam wilayah Desa Telaga Jaya Kecamatan Pakisjaya. Luas keseluruhan Komplek Situs Batujaya ini sekitar 337 hektar. Bangunan tua ini begitu kokoh, dengan pondasi batu batanya yang begitu kuat tak termakan oleh waktu.

Situs Batujaya, 2 Candi yang Fenomenal di Karawang
Candi Jiwa, bagaikan bukit atau gundukan tanah

Candi Jiwa terkesan bagaikan sebuah bukit atau gundukan tanah yang memiliki ukuran setinggi 2 meter dari permukaan tanah sawah, lalu sebagian badannya lagi terkubur sedalam 2 meter dibawah permukaan sawah.  Pada bagian atasnya memiliki struktur yang menggambarkan seperti bunga padma atau bunga teratai.  Bangunan Candi Jiwa tidak terbuat dari batu, tapi dari lempengan batu bata.  Menurut kepercayaan warga sekitar, candi ini seakan-akan memiliki jiwa.  Pernah suatu ketika, ada seekor kambing melewati unur atau gundukan tanah yang menutupi candi tersebut, tak lama kambing tersebut mati tanpa sebab.  Sejak peristiwa itulah masyarakat sekitar menganggap kawasan ini memiliki jiwa.  Candi Jiwa merupakan situs pertama yang ada di kawasan Batujaya ini.

Sementara itu, keberadaan Candi Blandongan berjarak sekitar 100 meter dari Candi Jiwa.  Pada bagian atas Candi Blandongan, merupakan tempat ritual atau menggelar upacara.  Ukuran Candi Blandongan lebih luas dibandingkan dengan ukuran Candi Jiwa.  Denahnya mirip bujur sangkar yang memiliki ukuran 25 × 25 meter. Pada setiap sisi candi terdapat tangga masuk dan pagar langkan. Sementara pada bagian tengah terdapat semacam bekas ruangan dengan ukuran 10 × 10 meter

Situs Batujaya, 2 Candi yang Fenomenal di Karawang
Candi Blandongan, tempat upacara ritual keagamaan

Meskipun kedua candi ini letaknya tidak terlalu dekat, namun uniknya letak bangunan kedua candi ini menghadap ke arah yang sama, yaitu 50 derajat dari arah utara.  Yang paling menakjubkan dan menjadi daya tarik tambahan adalah, Candi Jiwa dan Candi Blandongan dikelilingi hamparan sawah yang luas.  Ketika sawah-sawah ini tengah subur, hamparan hijau pun menjadi panorama cantik sekitar situs.

Rute menuju ke kawasan Situs Batujaya, dari Kota Karawang arahkan kendaraan menuju Jalan Raya Baturaja yang berada di Rengasdengklok.  Ikuti jalan nanti akan melewati Sungai Citarum, setelah itu akan memasuki area Situs Batujaya.  Akses menuju objek wisata sejarah ini cukup mudah dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.  Dari area parkir, Traveler masih harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Candi Jiwa dan Candi Blandongan, dengan menyusuri jalan yang sudah di paving diantara panorama cantik hamparan sawah yang hijau.

Situs Batujaya, 2 Candi yang Fenomenal di Karawang
Benda-benda sejarah yang berkaitan dengan candi

Pertama kali ditemukan yaitu pada tahun 1984, lalu kompleks Situs Candi Batujaya ini di ekskavasi – digali dan dibongkar pada tahun 1985 yang dilanjutkan pada tahun 1996 sampai 2001.  Ekskavasi ini dikerjakan oleh tim arkeologi Fakultas Sastra Universitas Indonesia.

Tidak begitu jauh dari kawasan Situs Batujaya, terdapat sebuah museum yang menampilkan benda-benda sejarah yang ditemukan di sekitar candi. Ada peralatan dan artefak kuno seperti gerabah, arca, manik-manik, lempengan besi, bahkan sebuah kerangka manusia yang dulunya ditemukan dekat Candi Blandongan.  Sampai saat ini, kerangka tersebut masih dalam taraf penelitian lebih lanjut dengan bantuan beberapa instansi terkait.(Simple Destination)