Terjerat Pesona Keindahan Wisata Alam Papua Barat

Destinasi WIsata yang Menakjubkan!

Danau Framu
Danau Framu yang Terletak di Tengah Hutan Lebat, Photo by @judika.andaria

Papua merupakan pulau bagian timur dari Indonesia, selain sumber daya alam yang melimpah, seperti minyak bumi dan tambang emasnya. Papua juga menjanjikan pariwisata alam yang mengagumkan.  Selain Raja Ampat yang sudah tentu diakui dan tidak diragukan lagi keindahannya, Papua masih menyimpan surga-surga lain yang wajib dikunjungi.

Berikut tiga daftar wisata alam di Papua Barat yang tidak kalah indah dari Raja Ampat yang wajib diketahui!

Danau Framu

Danau Framu adalah sebagian kecil dari danau Ayamaru yang terletak di Provinsi Maybrat Papua Barat. Danau Framu terletak di tengah lebatnya hutan dan jauh dari pemukiman penduduk. Kota Ayamaru sendiri berjarak 260 km dari arah barat Kota Sorong.  Perjalanan dari Kota Sorong menuju Ayamaru biasa ditempuh dengan menggunakan kendaraan umum sekitar 4-5 jam perjalanan.

Namun untuk menuju Danau Framu, Traveler harus berjalan kaki sekitar 1,5 km. Dan sebelum itu, harus membayar uang masuk senilai Rp50 ribu untuk mobil dan Rp10 ribu untuk kendaraan roda dua. Jauhnya jarak tempuh akan terbayar lunas sesaat sampai di Danau Framu. Panorama alamnya sangat cantik. Airnya yang jernih menyegarkan bersanding dengan kegagahan tebing tinggi yang mengelilinginya, membuat siapa saja yang berada di dalamnya akan merasakan ketenangan.

Pulau Matan

Perjalanan ke Pulau Matan membutuhkan Waktu sekitar 2 jam dari Sorong dengan menggunakan kapal kecil. Traveler harus menyiapkan biaya sekitar Rp900 ribu untuk menyewa 1 kapal yang berisi 10-15 kepala untuk sarapan pulang dan pergi.

Pulau Matan
Pulau Matan dengan lautnya gradasi turquoise, Photo by hendisyahputra

Dalam perjalanan ini memakan waktu sekitar 2 jam di atas kapal sebelum sampai di Pulau Matan. Sebelum sampai di Pulau Matan, Traveler singgah terlebih dahulu ke Pulau Jefman. Pulau Jefman terletak di Distrik Salawati, Kabupaten Raja Ampat. Dan membutuhkan waktu 10 menit untuk tiba di Pulau Matan.

Ada keunikan tersendiri saat memandang air laut di Pulau Matan yang sedang bermandikan sinar mentari. Dengan sinar matahari yang bersinar terang, warna gradasi turquoise yang sangat indah muncul pada air laut.  Selain itu, keanekaragaman ekosistem lautnya sangat cantik dan penuh pesona, seperti  bintang laut yang berwarna biru.

Tidak ada fasilitas apapun di pulau ini, karena Pulau Matan tidak berpenghuni. Jadi, jika traveler ingin berkunjung ke sini, jangan lupa bawa perbekalan makanan dan minuman.

Pantai Pasir Putih

Pantai Pasir Putih terletak kurang lebih 3 kilometer dari pusat kota Manokwari. Dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua dalam waktu 15 menit.  Letak pantai ini memang sangat dekat dengan kota, sehingga tidak heran bila tempat ini menjadi tujuan utama masyarakat Manokwari.

Pantai Pasir Putih
Tekstur pasirnya nan lembut di Pantai Pasir Putih, Photo by @chicco_haikal

Sesuai namanya, pasir putih memang menghampar indah sejauh 500 meter di sepanjang pantai. Tekstur lembut pasir pun memanjakan kaki yang ingin segera lepas dari alasnya dan mulai menyatu dengan air laut Samudera Pasifik. Kondisi lautnya tidak perlu dipertanyakan lagi indahnya.  Sebuah gradasi warna biru tua, biru muda dan biru kehijauan tampak berbaur indah dengan birunya langit dan putihnya pasir. Kerang-kerang kecil pun tidak luput memperindah pemandangan ini.

Di Pantai ini juga terdapat beberapa kios makanan dan minuman yang dijajakan oleh penduduk setempat. Ada juga penyewaan ban untuk yang ingin berenang.

Namun sangat disayangkan, meskipun menawarkan keindahan, objek wisata ini masih sangat butuh perhatian dari pemerintah setempat. Itu bisa dilihat dari sampah-sampah yang berserakan di beberapa titik objek wisata.(Nay)